Liga 1 Indonesia terus berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Dengan sponsor yang semakin besar, hak siar yang meningkat, dan investasi klub yang terus bertambah, kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia ini semakin menarik perhatian. Salah satu indikator perkembangan tersebut adalah nilai transfer dan gaji pemain yang terus meningkat setiap musimnya.
Kalau kamu mengikuti perkembangan Liga 1, pasti tahu bahwa beberapa klub sudah mulai berani mengeluarkan dana besar untuk merekrut pemain berkualitas—baik pemain lokal maupun asing. Era di mana pemain Indonesia hanya dibayar alakadarnya sudah mulai berubah. Kini, pemain-pemain terbaik di Liga 1 bisa mendapatkan gaji dan nilai transfer yang kompetitif, bahkan untuk standar Asia Tenggara.
Tapi siapa saja sebenarnya pemain paling mahal di liga 1 Indonesia saat ini? Berapa nilai pasar mereka? Dan klub mana yang paling royal dalam berinvestasi pada pemain? Dalam artikel ini, kita akan mengupas tuntas daftar 10 pemain dengan nilai pasar tertinggi di Liga 1 Indonesia tahun 2025. Dari striker tajam hingga gelandang kreatif, semuanya ada di sini!
10 Pemain Paling Mahal di Liga 1 Indonesia
Nilai pasar pemain di Liga 1 Indonesia ditentukan oleh berbagai faktor—performa di lapangan, usia, kontribusi ke tim nasional, hingga daya tarik komersial. Berikut adalah daftar pemain paling mahal di liga 1 Indonesia berdasarkan estimasi nilai pasar dan informasi transfer terkini di tahun 2025.
1. Marselino Ferdinan (Timnas & Oxford United) – Rp 60 Miliar
Meski saat ini bermain di Oxford United, Championship Inggris, Marselino Ferdinan tetap menjadi pemain Indonesia paling mahal. Gelandang serang kelahiran 2004 ini pindah dari PSIS Semarang ke Oxford United pada akhir 2024 dengan nilai transfer yang mencapai sekitar 3,5 juta euro atau setara Rp 60 miliar—rekor untuk pemain Indonesia.
Marselino adalah contoh sempurna dari talenta muda Indonesia yang berhasil mencuri perhatian dunia. Kemampuan teknisnya yang halus, visi permainan yang matang, dan mentalitas profesional membuatnya menonjol sejak masih bermain untuk PSIS Semarang. Performanya di Piala Asia U-23 dan level senior timnas Indonesia membuat banyak klub Eropa meliriknya.
Yang membuat Marselino begitu berharga adalah potensinya yang masih sangat besar. Di usia 20 tahun, dia sudah menunjukkan kematangan bermain seperti pemain senior. Banyak yang memprediksi dia akan menjadi pemain Indonesia pertama yang bermain di liga-liga top Eropa seperti Premier League atau Serie A dalam beberapa tahun ke depan.
2. Rafael Struick (Persija Jakarta & Brisbane Roar) – Rp 25 Miliar
Rafael Struick adalah striker muda Indonesia-Australia yang sempat menjadi rebutan beberapa klub besar di Liga 1. Pemain kelahiran 2003 ini memiliki fisik yang bagus, kecepatan tinggi, dan insting mencetak gol yang tajam. Nilai transfernya diperkirakan mencapai 25 miliar rupiah.
Struick sempat bermain untuk Melbourne Victory dan Brisbane Roar di A-League Australia sebelum dikaitkan dengan beberapa klub Liga 1, termasuk Persija Jakarta. Kemampuannya sebagai target man yang bisa mencetak gol dan memberikan assist membuatnya menjadi incaran banyak klub di Asia Tenggara.
Dengan passport Indonesia dan Australia, Struick memiliki fleksibilitas untuk bermain di berbagai kompetisi. Potensinya yang masih besar dan performanya yang terus meningkat membuatnya menjadi salah satu aset paling berharga dalam sepak bola Indonesia saat ini.
3. Ivar Jenner (Borneo FC Samarinda) – Rp 20 Miliar
Striker naturalisasi asal Belanda ini telah menjadi salah satu pemain paling produktif di Liga 1. Ivar Jenner bergabung dengan Borneo FC Samarinda dan langsung menunjukkan kualitasnya sebagai pencetak gol yang konsisten. Nilai pasarnya diperkirakan mencapai 20 miliar rupiah.
Jenner memiliki postur tubuh yang ideal untuk seorang striker—tinggi, kuat, dan memiliki kemampuan aerial yang bagus. Dia juga sangat cerdas dalam pergerakan di kotak penalti dan memiliki finishing yang tajam dengan kedua kaki. Kemampuannya berbahasa Indonesia dengan baik dan integrasinya yang cepat dengan tim membuatnya semakin berharga.
Borneo FC membuat investasi besar dengan merekrut Jenner, dan hasilnya sangat memuaskan. Dia menjadi mesin gol yang membantu Borneo bersaing di papan atas Liga 1. Dengan kontrak jangka panjang dan performa yang stabil, Jenner adalah salah satu pemain paling mahal di liga 1 Indonesia.
4. Rizky Ridho (Persija Jakarta) – Rp 18 Miliar
Bek tengah timnas Indonesia ini adalah salah satu pemain lokal paling mahal di Liga 1. Rizky Ridho telah menjadi pilar pertahanan Persija Jakarta dan timnas Indonesia selama beberapa tahun terakhir. Nilai pasarnya diperkirakan mencapai 18 miliar rupiah—angka yang fantastis untuk pemain lokal.
Ridho memiliki semua kualitas yang dibutuhkan untuk bek tengah modern—kuat secara fisik, bagus dalam duel udara, cepat, dan memiliki kemampuan passing yang baik untuk membangun serangan dari belakang. Kepemimpinannya di lini pertahanan juga sangat vital bagi Persija.
Di level timnas, Ridho adalah salah satu pemain paling konsisten. Dia telah bermain di berbagai turnamen penting, termasuk Piala AFF dan kualifikasi Piala Dunia. Loyalitasnya kepada Persija dan performanya yang stabil membuatnya menjadi salah satu aset paling berharga dalam sepak bola Indonesia.
5. Egy Maulana Vikri (Dewa United) – Rp 15 Miliar
Egy Maulana Vikri pernah menjadi wonderkid Indonesia yang bermain di Eropa bersama Lechia Gdansk, Polandia. Meski perjalanannya di Eropa tidak semulus yang diharapkan, Egy tetap menjadi salah satu pemain paling talented di Indonesia. Nilai pasarnya saat ini diperkirakan mencapai 15 miliar rupiah.
Setelah kembali ke Indonesia dan bergabung dengan Dewa United, Egy berusaha menunjukkan kembali kualitas yang membuatnya dikontrak klub Eropa di usia muda. Kemampuan dribbling-nya yang luar biasa, kecepatan, dan kreativitasnya membuat dia sangat berbahaya di sepertiga akhir lapangan.
Meski sempat mengalami beberapa cedera dan penurunan performa, Egy masih berusia 24 tahun dan memiliki banyak waktu untuk kembali ke performa terbaiknya. Jika dia bisa konsisten dan menjaga kebugaran, potensinya untuk kembali ke Eropa masih terbuka lebar.
6. Asnawi Mangkualam (Jeonbuk Hyundai Motors & Timnas) – Rp 15 Miliar
Asnawi Mangkualam adalah salah satu pemain Indonesia yang berhasil bermain di level yang lebih tinggi—K League Korea Selatan. Meski saat ini bermain untuk Jeonbuk Hyundai Motors, Asnawi tetap menjadi pemain paling berharga dari Indonesia dengan nilai pasar sekitar 15 miliar rupiah.
Wing back yang bisa bermain sebagai bek kanan atau sayap kanan ini memiliki stamina luar biasa, kecepatan tinggi, dan crossing yang akurat. Performanya di PSM Makassar membuat klub Korea Selatan tertarik merekrutnya, dan dia telah menunjukkan bahwa pemain Indonesia bisa bersaing di level yang lebih tinggi.
Asnawi juga menjadi pemain penting dalam skuat timnas Indonesia di bawah Shin Tae-yong. Kemampuannya untuk bertahan dan menyerang membuatnya sangat valuable dalam sistem permainan yang modern. Pengalaman bermain di Korea juga meningkatkan kualitasnya secara signifikan.
7. Muhammad Ferarri (Persija Jakarta) – Rp 12 Miliar
Gelandang bertahan timnas Indonesia ini telah menjadi salah satu pemain paling konsisten di Liga 1. Muhammad Ferarri adalah pemain yang sangat penting dalam sistem permainan Persija Jakarta dan timnas Indonesia. Nilai pasarnya diperkirakan mencapai 12 miliar rupiah.
Ferarri adalah tipe gelandang bertahan yang cerdas—membaca permainan dengan baik, melakukan intersepsi pada waktu yang tepat, dan mendistribusikan bola dengan akurat. Meski tidak selalu mencuri perhatian dengan aksi spektakuler, kontribusinya sangat vital untuk stabilitas tim.
Di timnas Indonesia, Ferarri telah menjadi pilihan utama Shin Tae-yong di lini tengah. Kemitraan yang solid dengan Marc Klok membuat lini tengah Indonesia menjadi lebih sulit ditembus. Dengan usia yang masih 26 tahun, Ferarri masih memiliki beberapa tahun di puncak kariernya.
8. Pratama Arhan (Tokyo Verdy & Timnas) – Rp 12 Miliar
Pratama Arhan sempat menjadi headline ketika pindah ke Jepang untuk bergabung dengan Tokyo Verdy. Bek kiri timnas Indonesia ini memiliki kemampuan teknis yang bagus, crossing yang akurat, dan tendangan bebas yang berbahaya. Nilai pasarnya diperkirakan mencapai 12 miliar rupiah.
Arhan adalah contoh sukses dari pemain Indonesia yang berani mencoba peruntungan di luar negeri. Meski menghadapi tantangan berat di J2 League Jepang, pengalaman bermain di sana meningkatkan kualitasnya secara signifikan. Dia belajar tentang disiplin, intensitas latihan, dan profesionalisme yang lebih tinggi.
Performanya di timnas Indonesia juga sangat impresif. Arhan sering menjadi pemain yang memberikan assist penting dan bahkan mencetak gol dari tendangan bebas. Dengan pengalaman bermain di Jepang, dia membawa perspektif dan kualitas baru ke dalam skuat timnas.
9. Witan Sulaeman (Persib Bandung) – Rp 10 Miliar
Witan Sulaeman adalah salah satu winger paling exciting di Liga 1. Pemain yang pernah mencoba peruntungan di Eropa bersama Radnik Surdulica (Serbia) ini kembali ke Indonesia dan bergabung dengan Persib Bandung. Nilai pasarnya diperkirakan mencapai 10 miliar rupiah.
Witan memiliki kecepatan yang luar biasa, dribbling yang tajam, dan kemampuan mencetak gol dari sayap. Gaya permainannya yang agresif dan tidak takut untuk melakukan duel satu lawan satu membuatnya menjadi pemain yang sangat ditakuti oleh bek lawan.
Di Persib Bandung, Witan menjadi salah satu pemain kunci yang membantu tim bersaing untuk gelar juara. Dengan Viking (sebutan fans Persib) yang sangat fanatik mendukungnya, Witan mendapatkan motivasi ekstra untuk tampil maksimal di setiap pertandingan.
10. Marc Klok (Persija Jakarta) – Rp 10 Miliar
Gelandang naturalisasi asal Belanda ini telah menjadi pemain asing paling berharga di Liga 1. Marc Klok memutuskan menjadi warga negara Indonesia dan bermain untuk timnas, sebuah keputusan yang sangat diapresiasi oleh seluruh masyarakat Indonesia. Nilai pasarnya diperkirakan mencapai 10 miliar rupiah.
Klok adalah playmaker sejati—memiliki passing yang sangat akurat, visi permainan yang luar biasa, dan kemampuan mengatur tempo pertandingan. Dia adalah otak di tengah lapangan yang sering kali menjadi kunci kemenangan Persija Jakarta dan timnas Indonesia.
Pengalaman bermain di Eropa dan kematangannya membuat Klok sangat valuable. Dia bukan hanya memberikan kontribusi di lapangan, tapi juga mentoring untuk pemain-pemain muda di Persija dan timnas. Komitmennya untuk sepak bola Indonesia membuatnya sangat dihormati dan dicintai oleh fans.
Penutup
Daftar pemain paling mahal di liga 1 Indonesia tahun 2025 menunjukkan perkembangan positif sepak bola tanah air. Nilai pasar yang semakin tinggi adalah indikasi bahwa Liga 1 mulai dipandang serius, baik oleh pemain lokal maupun asing. Ini adalah berita baik untuk masa depan sepak bola Indonesia.
Yang menarik dari daftar ini adalah keberagaman—ada pemain muda berbakat seperti Marselino dan Struick yang mewakili masa depan, ada pemain senior berpengalaman seperti Klok dan Jenner yang memberikan stabilitas, dan ada pemain-pemain lokal seperti Ridho dan Ferarri yang menjadi tulang punggung timnas Indonesia.
Investasi yang dilakukan klub-klub Liga 1 pada pemain-pemain berkualitas adalah langkah yang tepat. Ini tidak hanya meningkatkan kualitas kompetisi, tapi juga memberikan inspirasi bagi anak-anak muda Indonesia yang bermimpi menjadi pemain profesional. Mereka melihat bahwa menjadi pemain sepak bola di Indonesia bisa memberikan kehidupan yang layak dan dihargai.
Tentu saja, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Infrastruktur, sistem kompetisi, pengembangan akademi, dan profesionalisme manajemen klub masih perlu terus ditingkatkan. Tapi dengan momentum positif yang ada saat ini, masa depan sepak bola Indonesia terlihat sangat cerah.
Bagi kamu yang bermimpi menjadi pemain profesional, daftar ini seharusnya menjadi motivasi. Pemain-pemain dalam daftar ini membuktikan bahwa dengan kerja keras, dedikasi, dan talenta, kamu bisa mencapai level tertinggi. Marselino Ferdinan adalah contoh sempurna—dari pemain akademi PSIS Semarang hingga bermain di Championship Inggris, semua berkat kerja keras dan konsistensi.
Liga 1 Indonesia akan terus berkembang. Dengan dukungan yang semakin besar dari PSSI, sponsor, dan tentunya fans yang luar biasa fanatik, kompetisi ini akan semakin kompetitif dan menarik. Kita bisa berharap akan ada lebih banyak pemain Indonesia yang bermain di luar negeri, dan lebih banyak lagi pemain berkualitas yang bermain di Liga 1.
Yang pasti, sepak bola Indonesia sedang dalam tren yang sangat positif. Prestasi timnas di berbagai level, perkembangan Liga 1 yang semakin profesional, dan munculnya talenta-talenta muda berbakat adalah tanda-tanda baik. Dan kita, sebagai fans, memiliki peran penting untuk terus mendukung dan memberikan semangat kepada para pemain dan tim kesayangan kita.
Jadi, siapa pemain favoritmu dari daftar ini? Dan apakah ada pemain muda yang menurutmu berpotensi masuk dalam daftar ini dalam beberapa tahun ke depan? Yang jelas, masa depan sepak bola Indonesia ada di tangan kita semua—pemain, pelatih, manajemen klub, dan tentunya fans yang setia. Mari kita terus dukung sepak bola Indonesia menuju prestasi yang lebih gemilang!

